Aku ingin berjalan
menjadi musafir raga dan jiwa
sampai kutemukan gua kholwat tersembunyi
tempat Tuhan mewujudkan diri
lemparkan tubuhku pada cadas mengancam
biar hancur luluh segala nafas
biar aku mati sebelum ajal
karena dalam mati aku abadi
::.gambar
WAKTU
Diposting oleh
Saif
di
08.18
Bila sampai waktuku aku tahu mulutku kan bisu
air mataku tak kan mengalir lagi pun darahku tak merah lagi
ini jasad sekarat akan beku dan pulanglah jiwaku
tak kan kau lihat lagi tangisku atau senyumku
pun juga tawa dan candaku
tapi itu bukanlah apa bagimu karena aku tak berarti tuk ditangisi
tak mengapa karena ini bukan tentangmu justru tentangku
tentang tapak kakiku di sepanjang jalan
jejak langkah yang kan menjadi hakim pemutus keadilan
sungguh aku tahu perihnya lara jiwa melebihi tubuh fana
jadi mohon lembut kasihmu dan santun maafmu ampunkan aku
meski tak sadarku meski tak sesalku meski tak layakku pada maafmu
ampunkan aku biar tenang tinggalkan tubuh jasadku.
::.gambar
air mataku tak kan mengalir lagi pun darahku tak merah lagi
ini jasad sekarat akan beku dan pulanglah jiwaku
tak kan kau lihat lagi tangisku atau senyumku
pun juga tawa dan candaku
tapi itu bukanlah apa bagimu karena aku tak berarti tuk ditangisi
tak mengapa karena ini bukan tentangmu justru tentangku
tentang tapak kakiku di sepanjang jalan
jejak langkah yang kan menjadi hakim pemutus keadilan
sungguh aku tahu perihnya lara jiwa melebihi tubuh fana
jadi mohon lembut kasihmu dan santun maafmu ampunkan aku
meski tak sadarku meski tak sesalku meski tak layakku pada maafmu
ampunkan aku biar tenang tinggalkan tubuh jasadku.
::.gambar
Mahabbah
Diposting oleh
Saif
di
08.13
Sang kekasih dimabuk kerinduan
dirajam hasrat persatuan
dilepasnya segala baju menghalangi
lalu melemparkan dirinya kedalam bara cinta menggelora
.
Tak ingat lagi ia akan bajunya
bahkan dimana melempar ikat kepala
semua selain kekasih adalah tiada
telah mahsyuk yang ada hanya dia
.
Oh anak yang tak mengerti cinta
memandang samar dengan hina
katanya baju adalah kehormatan
maka dipungutinya kain-kain dengan senang
.
Lalu di luar sana ia bicara cinta
memandang jijik mereka yang melepas bajunya
"melepas kehormatan dan menghinakan"
sedang ia tak mengerti rasa cinta sesungguhnya
.
.
Tahunan-Jepara
::.gambar
dirajam hasrat persatuan
dilepasnya segala baju menghalangi
lalu melemparkan dirinya kedalam bara cinta menggelora
.
Tak ingat lagi ia akan bajunya
bahkan dimana melempar ikat kepala
semua selain kekasih adalah tiada
telah mahsyuk yang ada hanya dia
.
Oh anak yang tak mengerti cinta
memandang samar dengan hina
katanya baju adalah kehormatan
maka dipungutinya kain-kain dengan senang
.
Lalu di luar sana ia bicara cinta
memandang jijik mereka yang melepas bajunya
"melepas kehormatan dan menghinakan"
sedang ia tak mengerti rasa cinta sesungguhnya
.
.
Tahunan-Jepara
::.gambar
Yang Indah
Diposting oleh
Saif
di
08.10
Masuklah kedalam dirimu sendiri
Tatalah dan bersihkan dalamnya
Tumbuhkan bunga dan kehidupan
Buatlah indah seperti taman
Hanya di taman yang indah
Sang kekasih sedia singgah
Siapkan upacara penyambutan
Dengan puji dan penyerahan
_jepara
::.gambar
Tatalah dan bersihkan dalamnya
Tumbuhkan bunga dan kehidupan
Buatlah indah seperti taman
Hanya di taman yang indah
Sang kekasih sedia singgah
Siapkan upacara penyambutan
Dengan puji dan penyerahan
_jepara
::.gambar
...
Diposting oleh
Saif
di
08.05
Gadis cantik itu telah berubah
sebagai nenek tua buruk perangai jelek rupa
bagaimana aku kan jatuh cinta
bila Tuhan telah singkapkan tudungnya?
_____________
Bagaimanakah bila
Jalanmu adalah kesendirian
Rasamu tak terungkapkan
Kau katakan pun tiada yang paham
Semua merasa di rumah
tapi kau merasa bukan
Kau merasa nyaman
tapi mereka tak tahan
Kau terasing dalam kumpulan
Ingin sendiri dalam pesta hingar
Sendiri di pojok ruangan
Mencari tahu siapa dirimu yang benar
::.gambar dari sini
sebagai nenek tua buruk perangai jelek rupa
bagaimana aku kan jatuh cinta
bila Tuhan telah singkapkan tudungnya?
_____________
Bagaimanakah bila
Jalanmu adalah kesendirian
Rasamu tak terungkapkan
Kau katakan pun tiada yang paham
Semua merasa di rumah
tapi kau merasa bukan
Kau merasa nyaman
tapi mereka tak tahan
Kau terasing dalam kumpulan
Ingin sendiri dalam pesta hingar
Sendiri di pojok ruangan
Mencari tahu siapa dirimu yang benar
::.gambar dari sini
MAHA KASIHKU
Diposting oleh
Saif
di
08.03
Ingin kutekadkan kakiku untuk melangkah menuju tamanmu, dengan tubuh dan
gaun lusuhku, tapi hatiku sekarat sungguh, berat mengingat terbata
mengeja namamu, ampuni aku sungguh ampuni aku.
::.gambar dari sini
::.gambar dari sini
Tempat Rahasia
Diposting oleh
Saif
di
08.00
Ada satu tempat indah yang hanya sedikit orang sampai disana. Pernah aku
mengintip indahnya melalui lubang sunyi setelah pintu terkunci. Oh
indahnya tak ada dimana-mana selain disana, memabukkan mata memandang
dan melelehkan air mata, sekali saja menatap lalu rindu tertambat.
Ayunkan kaki berjalan mencari, semoga kereta rahmat menghampiri, hingga
sang sais takdir yang ramah mengantar perindu yang lelah.
::.gambar dari sini
::.gambar dari sini


