Malam yang Indah

Rabu, 08 Juli 2009 komentar

Malam itu listrik mati, sedang bulan bulat terang. Seperti teringatkan masa-masa kecil saat gembira menikmati purnama bermain bersama dihalaman dan berputar putar.

Naik dan tiduran diatas atap menghadap dada ke langit berbintik bintik bintang samar samar…. Sunyi, dan kesunyian itu ternyata indah. Mengingat dan meraba hidup dan ternyata segalanya baik-baik saja, tak ada yang kurang lalu kenapa sering hawatir, sedih dan takut? Dan hidup kembali sangat indah.

Malam itu memberitahu sesuatu bahwa ternyata untuk bahagia itu mudah. Tak perlu mencarinya, kebahagiaan itu sudah ada dan gratis dari Yang Empunya (diam dan menghirup napas pelan, menikmati udara yang mengelus kulit, dan lainnya), hanya saja perlu membuka hati untuk menerimanya. Hanya saja mungkin tidak seperti standar yang kita tentukan.

Padahal belum pernah merasakan pengalaman atas standar itu tapi sudah meyakini bahwa standar itu yang terbaik. Lalu bagaimana? Aku tak tahu dan ternyata sulit memang mengamalkannya.

::……………::

komentar

Posting Komentar